Aplikasi Blued Video Chat & LIVE Pria Diblokir di Indonesia

Blued adalah salah satu aplikasi baru yang sangat fenomenal. Blued diketahui sebagai aplikasi asal Blue City Holdings, China. Aplikasi Blued ini dibuat oleh pria yang bernama Geng Le. Meski masih baru, Blued sudah mempunyai jutaan pengguna. Aplikasi yang satu ini tersedia untuk iPhone dan juga Android. Karena kepopulerannya, jejaring sosial ini pernah mendapatkan pendanaan sebesar US$4,6 juta (Rp. 60,4 triliun) dari sejumlah investor yang namanya tidak disebutkan.

Pada Januari 2018, perusahaan teknologi yang menghadirkan aplikasi Blued ini diklaim sebagai perusahaan yang telah menyediakan sarana untuk komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Hal ini sesuai dengan moto perusahaannya yakni mengubah kehidupan orang LGBT menggunakan pengetahuan dan teknologi. Blue City pun juga mengajak kerjasama dengan platform sejenis lainnya. Di Indonesia, aplikasi yang fenomenal ini telah diblokir.
Aplikasi Blued
Aplikasi Blued pertama kali diluncurkan pada tahun 2012. Berdasarkan penjelasan dari Google Play Store, aplikasi yang satu ini sudah digunakan sebanyak 27 juta pengguna yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Adapun pengguna aplikasi ini berusia minimal 18 tahun ke atas. Pengguna aplikasi ini bisa mencari teman kencan serta menjalin komunikasi secara langsung. Tak hanya itu, di dalam aplikasi ini juga terdapat fitur untuk memposting foto dan memberikan komentar ke akun lain. Lebih dari itu, Blued juga memungkinkan penggunanya untuk bisa live streaming, seperti halnya fitur media sosial lain.
Blued Diblokir di Indonesia
Google mencabut kurang lebih 73 aplikasi yang berkaitan dengan LGBT dari toko aplikasinya di Indonesia. Adapun salah satu aplikasi yang dihapus tersebut adalah Blued. Sebagai salah satu aplikasi kencan LGBT terbesar, Blued dicabut atas permintaan pemerintah Indonesia. Hal ini sebagai salah satu langkah dalam mengatasi aplikasi-aplikasi yang dinilai mempunyai konten negatif. Sudah terhitung sejak 28 Januari 2018, Google sudah melakukan suspend. Dengan begitu, aplikasi ini tidak bisa ditemui maupun dicabut dari Google Play Store Indonesia.
Sebelumnya, di Google Play Store terdapat tiga aplikasi yang bernama Blued dan ada empat belas yang sudah sama dengan Blued. Saat ini pencarian Blued di Google Play Store memang sudah tidak menghasilkan apa-apa. Meski begitu, toko aplikasi itu akan langsung mengalihkan pengguna ke aplikasi LGBT yang sejenis lainnya. Bahkan para pengguna iOS di Indonesia justru masih dapat mengakses aplikasi ini. Aplikasi yang satu ini memang bisa diunduh di Google Play atau iTunes Store secara gratis.
Aplikasi bernama Blued dan aplikasi sejenisnya memang sangat dikecam di Indonesia. Hal ini dikarenakan aplikasi tersebut hanya memberikan konten negatif dan tidak mendidik. Pemerintah pun melakukan berbagai langkah untuk menghilangkan aplikasi ini di Indonesia, salah satunya ialah dengan melakukan pemblokiran.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Entri Populer

DMCA.com Protection Status Top  blogs
Back To Top